Testimoni Myelodysplastic Syndrome-MDS di Yogyakarta

Testimoni Myelodysplastic Syndrome-MDS di Yogyakarta

Myelodysplastic Syndrome

 

Noni Pace Hinotra Yogyakarta. “Dua dokter – ahli darah dan ahli liver – yang memeriksa kondisinya selepas dari RS tak menyangka ia bisa membaik sangat cepat ”

Noni Pace Hinotra Yogyakarta. Pada Oktober 2009 lalu, Harlenawati tiba-tiba merasa tidak enak badan. Ia merasa lelah, lemas, tangannya bergetar-getar, dan jantungnya berdeber-debar. Ia berobat jalan ke sebuah rumah sakit dan dokter mendiagnosanya menderita hipertiroid. Dua hari kemudian, kondisi Harlenawati semakin payah. Ia lau dilarikan ke RS dan dirawat selama seminggu di sana. Saat ini, livernya mengeras, perutnya membesar dan badannya kuning. Demamnya naik turun. Meskipun tidak koma, ia tak mampu mengenali orang. Oleh dokter, kali ini dia didiagnosa mengidap anemiaplastic. Karena tak ada perkembangan, Harlenawati diboyong ke keluarga rumah sakit lain. Ia masuk RS kedua pada jumat malam. Selama tiga hari (Jumat, Sabtu, Minggu) tidak ada dokter khusus yang menangani mereka karena waktu itu akhir pekan. Saat inilah, suami Harlenawati – Zuli Norwanto– teringat pada Noni Pace Hinotra Juice yang pernah ditawrkan temannya. Sebelum menghubungi si kawan, Zuli menyempatkan untuk browsing di internet mengenai Noni Pace Hinotra Juice. Setelah membaca berbagai informasi soal Noni Pace Hinotra Juice, ia baru yakin dan menghubungi temannya. “Sebenarnya saya takut memberikan Noni Pace Hinotra Juice pada istri,” kata Zuli. “Yang saya tahu, Noni Pace Hinotra Juice bisa menurunkan tekanan darah. Padahal, tensi istri saya kala itu sudah sangat rendah. Akhirnya, saya hanya berani memberikan seperempat dari dosis yang dianjurkan: 15 ml Noni Pace Hinotra Juice per dua jam.” Setelah empat hari mengonsumsi Noni Pace HinotraJuice, Harlenawati tidak lagi buang-buang air separah sebelumnya. Bisanya, selama di RS ia bisa menghabiskan 20 diaper per hari.inilah yang menyebabkan dehidrasi dan lemas.setelah mengonsumsi Noni Pace Hinotra Juice, jumlah diaper yang di perlukannya perhari tinggal empat. Hari pertama konsumsi Noni Pace Hinotra Juice, BAB-nya berwarna kehijauan. Hari kedua hitam dan hari ketiga merah. Rupanya racun-racun yang selama ini mengendap di liver telah keluar. Pemeriksaan sumsum tulang belakang menunjukkan kadar sel darah putih muda Harlenawati 22.000. ia positif menderita MDS atau praleukimia. Menerima vonis ini, konsumsi Noni Pace Hinotra Juice tetap ia teruskan. Akhirnya, pada keempat belas di RS, ia diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik. Kadar leukosit, trombosit dan hemoglobinnya sudah mengikat. Kadar sel darah putih mudanya tak diketahui karena ia tidak mau melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang lagi. Ketika keluar dari RS, perut sebelah kanannya tidak lagi sekeras dulu. Pertanda livernya sudah tidak bengkak. “Pada 22 Desember, istri saya sudah bisa kembali bekerja. Ia sudah bisa jalan, bahkan naik tangga. Dua dokter — ahli darah dan ahli liver — yang memeriksa kondisinya selepas dari RS tak menyangka ia bisa sembuh. Istri lalu tetap mengkonsumsi Noni Pace Hinotra Juice sekaligus obat medis. Tapi kami pilih-pilih, resep yang mahal tidak kami tebus.Ha…ha…ha…” kisah Zuli.

Older posts «