Testimoni Prostat di Yogyakarta

Testimoni Prostat di Yogyakarta

Penyebab Prostat | Gejala Prostat | Penyembuhan Prostat

 

Noni Pace Hinotra Yogyakarta. “Saya beruntung, Allah mempertemukan saya dengan Noni Pace Hinotra Juice”

Noni Pace Hinotra Yogyakarta. Malli Lewa mendapat serangan jantung pertama pada tahun 2006. Ia koma delapan hari karena serangan ini. Sejak detik itu, kondisinya semakin menurun. Dua tahun penuh, dia bolak balik ke rumah sakit. Antara Februari sampai Juni 2010, ia berkali-kali terkena serangan jantung. Dalam waktu sebulan, ia hanya menghabiskan seminggu sampai sepuluh hari di rumah. Selebihnya, ia terbaring di RS. “Setiap kali di RS, saya selalu koma. Sudah berkali-kali saya ditangisi oleh keluarga,” kenang Malli. Puncaknya,  pada juni 2010, kondisi Malli benar-benar drop. Dokter dan perawat bahkan mengatakan nyaris tidak ada harapan lagi bagi pria ini. Terapi akupresure yang sudah dijalaninya 30 kali pun tak membantunya. Sehari-hari, tubuhnya terasa loyo. Kerjanya hanya tidur. Melangkahkan kaki untuk berjalan saja bagai pekerjaan berat baginya. Ia bahkan tak yakin bisa melewati tahun 2010 dan sudah berpesan pada istri agar menjaga anak-anak mereka. Malli juga semakin menderita karena ia mendapat gangguan prostat pada bulan Juli. Karena Malli masih relatif muda, dokter tak menganjurkan operasi dan hanya memberinya obat oral. Awal September 2010 lalu, beberapa teman mengajaknya mengikuti seminar pengenalan Noni Pace Hinotra Juice di sebuah hotel. Mungkin Tuhan sudah mengatur, karena hari itu Malli lupa membawa obat jantung yang seharusnya dikonsumsinya setiap hari. Akibatnya, ditengah-tengah seminar, ia drop. Tubuhnya gemetar, lemas dan berkeringat. Saat itulah ia mencoba meminum dua sloki Noni Pace HinotraJuice.

Noni Pace Hinotra Yogyakarta. “Hanya sekitar lima belas menit kemudian, tubuh saya berangsur-angsur memperoleh kekuatan. Saya merasa bertenega lagi. Bahkan, keesokannya ketika baru bangun tidur, saya lega dan gembira karena kekuatan itu bertahan.”

Noni Pace Hinotra Yogyakarta. Sejak hari itu, Malli mulai rutin mengonsumsi Noni Pace Hinotra Juice tiga kali sehari: Pagi 60 ml, siang 30 ml, malam 60 ml. Pada hari ketiga konsumsiNoni Pace Hinotra Juice, ia bahkan berani melepas obat-obat jantungnya. Sebelumnya, Malli harus mengonsumsi lima sampai enam jenis obat perhari, dua diantaranya obat seumur hidup. Hingga kini, ia tak pernah drop atau mendapat serangan jantung lagi. Gangguan prostatnya pun hilang entah kemana. “Saya beruntung, Allah mempertemukan saya dengan Noni Pace Hinotra Juice,” ujar Malli berbinar.

Older posts «